Archive Pages Design$type=blogging

News

Tulak Bala, Tradisi Untuk Tari Kreasi di Aceh Barat Daya

Oleh Muhammad Mairiska Putra Penguatan identitas Aceh memang tidak semata dilakukan melalui tari tradisi. Berbagai tari kreasi pun ...


Oleh Muhammad Mairiska Putra

Penguatan identitas Aceh memang tidak semata dilakukan melalui tari tradisi. Berbagai tari kreasi pun muncul dengan ide-ide keacehan yang berasal dari tradisi masyarakat. Tari “Tulak Bala” (tolak bala) yang diciptakan oleh Teuku Mursyidin S.Pd, di Aceh Barat Daya pada 2011 misalnya, tarian ini telah berhasil mengangkat kebiasaan masyarakat Aceh Barat Daya dan Aceh secara keseluruhan.

Keberhasilan tarian “Tulak Bala” yang diciptakan Guru SMA Tunas Bangsa Aceh Barat Daya dalam mengangkat kearifan lokal tersebut telah pun mendapat apresiasi dan pengakuan dari Pemerintah Aceh, yaitu dengan menangnya tarian ini sebagai yang terbaik untuk mewakili Aceh pada Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tahun 2012 tingkat SMP yang diadakan di Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Tari yang terinspirasi dari perayaan “Tulak Bala” yang akrab pada tradisi Kabupaten Aceh Barat Daya (ABDYA) ini berhasil membawa abdya untuk unjuk kemampuan di tingkat Nasional mewakili Provinsi Aceh pada tahun 2012.

Tari ini menceritakan tentang betapa pentingnya berdo'a. Hal ini tampak dari gerakan dan lirik yang berisi do'a-doa kepada Tuhan Yang Maha Esa pada tarian tersebut.

berikut adalah penggalan Lirik awal penampilan tarian kreasi tersebut:
Bismillah Alhamdulillah
ya Allah yang poe kuasa
seulawet keu Rasulullah
ngoen Lidah beu tatem baca

Allahu Allah
Allahu Allah
bek nebri Bala
keu kamoe dumna
bek neubri ayeb
seureta Malee
keu kamoe bandum
hudep Lam donya

Di Indonesiakan:
Bismillah Alhamdulillah
ya Allah yang berkuasa
salawat Kepada Rasulullah
dengan lidah haruslah di baca

Allahu Allah
Allahu Allah
jangan berikan bencana
untuk Kita semua
jangan berikan ayib
serta juga malu
untuk kita semua
yang hidup di dunia


Gerakan yang tegas dan juga penuh harap akan terkabulnya Do'a bertujuan untuk menginspirasi khalayak ramai untuk cepat bertindak dengan melakukan berbagai perintah tuhan termasuk Ibadah Sholat, dan Mengaji.

Pada pertengahan tarian, ada lirik yang menggetarkan jiwa dan di iringi pembacaan Do'a
Liriknya sebagai berikut:
Laa iIaa Haillaa Anta yaa
Yaa Hayyu Ya Qayyum
Subhanallah Wabiamdi
Subhanallah hil azim

La ilahaa illallah
La ilahaa illallah
La ilahaa illallah
La ilahaa illallah
La ilahaa illallah

(pada pembacaan lirik pertengahan diiringi dengan do'a oleh salah satu penari)

“Tulak Bala”  merupakan sebuah prosesi atau ritual yang sudah dilakukan masyarakat Aceh sejak dari dulu, dengan cara berdoa bersama-sama baik di meunasah, dayah, sungai, pantai, ataupun tempat-tempat populer untuk berkumpul di Aceh. Dipimpin oleh seorang teungku atau pemangku adat, ritual ini diisi dengan membacakan doa-doa yang relevan dengan “Tulak Bala”.

Di masa sekarang, seiring perkembangan masyarakat, ritual "Tulak Bala" telah mengalami beberapa perubahan. Budaya yang dianggap sakral inipun telah banyak mengalami kontroversi dan perubahan, namun acara tersebut masih tetap diadakan di berbagai wilayah, terutama di Aceh Barat Daya di mana tarian di atas diciptakan. walaupun hanya berupa pesta silaturrrahmi sambil makan-makan. 

Sebagaimana perubahan yang terjadi, bukan berarti ritual "Tulak bala" hanya untuk bersenang-senang dengan ramai-ramai berpesta ria sambil makan-makan. Rasa Syukur kepada Allah dan usaha meminta perlindungan merupakan inti utama yang ingin dilakukan masyarakat. 

Pendekatan diri kepada Tuhan melalui media acara semacam Tulak Bala merupakan hal yang sering dilakukan masyarakat Aceh. Berbagai acara semacam ini banyak terdapat di Aceh dan telah menjadi bagian dari kekayaan budaya Aceh. Untuk itu, ide semacam tarian "Tulak Bala" selalu muncul ketika sebuah ritual yang telah lama menjadi budaya tersebut melemah dalam bentuk aslinya.*

Untuk melihat video penampilan tarian, klik di sini


Penulis adalah Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir - Badan Tenaga Nuklir Nasional Yogyakarta (STTN-BATAN), asal Blangpidie Aceh Barat Daya.

COMMENTS

Name

acara Artshop Biografi Event Galeri Global Karya Cerpen Karya Puisi Komunitas Literatur Seni News Opini Profil
false
ltr
item
Aceh Media Art: Tulak Bala, Tradisi Untuk Tari Kreasi di Aceh Barat Daya
Tulak Bala, Tradisi Untuk Tari Kreasi di Aceh Barat Daya
http://3.bp.blogspot.com/-feKeeXCaVig/U6AwS1muzdI/AAAAAAAAAh4/9lJFihcarSA/s1600/tolak-bala.jpg
http://3.bp.blogspot.com/-feKeeXCaVig/U6AwS1muzdI/AAAAAAAAAh4/9lJFihcarSA/s72-c/tolak-bala.jpg
Aceh Media Art
http://www.acehmediart.com/2014/06/tulak-bala-tradisi-untuk-tari-kreasi-di.html
http://www.acehmediart.com/
http://www.acehmediart.com/
http://www.acehmediart.com/2014/06/tulak-bala-tradisi-untuk-tari-kreasi-di.html
true
4096604943189198512
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago