Archive Pages Design$type=blogging

News

Tikar Pandan Gelar Festival Film Smong

Komunitas Tikar Pandan bekerja sama dengan Museum HAM Aceh dan didukung oleh Galeri Indonesia Kaya menggelar peringatan dan refleksi 10 t...

Komunitas Tikar Pandan bekerja sama dengan Museum HAM Aceh dan didukung oleh Galeri Indonesia Kaya menggelar peringatan dan refleksi 10 tahun gempa dan smong Aceh dengan Festival Film Smong Aceh. Acara ini dilaksanakan pada hari Kamis (4/12), sejak pukul 16.00-21.00 WIB, di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia West Mall, Lantai 8, Jln. M. H. Thamrin, No. 1, Jakarta.

Manajer Festival, Mirisa Hasfaria, menjelaskan bahwa smong adalah istilah dan pengetahuan lokal di Kabupaten Simeulue, Aceh, untuk menyebut tsunami. Smong pernah melanda pulau ini pada 1907. Pada smong 2004 lalu, hanya sedikit penduduk pulau ini yang menjadi korban karena mereka telah memiliki pengetahuan yang bersumber dari kearifan lokal kebencanaan yang diwariskan secara berkelanjutan, sehingga mampu menyelamatkan diri.

Lebih lanjut, Mirisa menambahkan bahwa tujuan dari Festival Film Smong Aceh ini yaitu untuk membangun kesadaran dan pengetahuan masyarakat terhadap bencana dan membuka ruang dialog dengan berbagai pemangku kepentingan yang bekerja dalam isu penanganan bencana.

Festival ini sudah memasuki tahun kedua, setelah sebelumnya pada tahun 2013, dinamakan Festival Film Bencana Aceh dan dilaksanakan di Aceh saja. Pada tahun ini, terjadi transformasi nama dan penambahan tempat pemutaran yang menjangkau daerah lain di luar Aceh. Tema yang diusung di tahun 2014 ini adalah “Semua Terekam Tak Pernah Mati”. Tema ini diinspirasi dari lirik lagu musisi The Upstairs.

Kiki, mewakili Kurator Program Festival Film Smong Aceh, menuturkan bahwa tema ini diangkat untuk menggambarkan bagaimana pengetahuan kebencanaan disimpan, diingat, dipelajari, dan disebarluaskan dengan beragam media, misalnya lukisan; tulisan, salah satunya adalah melalui syair hikayat; foto; dan film, yang bertahan hingga ke beberapa generasi.

Pada program ini, terdapat pemutaran film dan pertunjukan seni tradisi “Penutur Aceh Moderen” oleh seniman Agus Nur Amal (Agus PMTOH) dan Muda Balia. Mereka berkolaborasi membawakan “Hikayat Negeri Bencana”. Film yang diputar pada sesi ini adalah: Sejarah Negeri Yang Karam (2005); Hikayat dari Ujung Pesisir (2013); Nyanyian Tsunami (The Tsunami Song) (2005); dan Sabang, The Spiritual Journey (2013).

Pada sesi Fokus, untuk tahun ini, Kurator Program Festival Film Smong Aceh memilih karya Fauzan Santa. Fauzan bergiat sebagaisutradara dan ko-sutradara berbagai film dokumenter. Hasil produksi filmnya di antaranya adalah: Pena-Pena Patah (Banda Aceh, 2001), Abrakadabra (Jakarta, 2003), Suak Timah (Banda Aceh, 2006), Meudiwana (Banda Aceh, 2007), Danau Tak Beriak (Banda Aceh, 2007), dan Memahat Perahu (Banda Aceh, 2013). Fauzan juga periset dan penulis skrip dokumenter dan film pendek dengan hasil karya: Anak Negeri Matahari (Jakarta, 2005), Tarian Penabuh Tubuh (2003), Api Membakar Kupi-Kupi (2004), dan Hana Gata Hana Saka (2004). Sutradara film yang meniti awal karir sebagai jurnalis ini juga telah menghasilkan tulisan esai dalam kumpulan Takdir-Takdir Fansuri (Banda Aceh, 2000). Sekarang Fauzan mengajar dan berkhidmat sebagai Rektor di Sekolah Menulis Dokarim. Pada kesempatan ini, film karya Fauzan Santa yang diputar adalah Suak Timah (2005), dan Memahat Perahu (2013).

Rangkaian Festival Film Smong Aceh, selain diadakan di Jakarta dan Aceh, rencananya juga akan diadakan di kota-kota lainnya di Indonesia. Antara lain, pemutaran juga akan berlangsung di Kineforum, Taman Ismail Marzuki (12-14/12); ruangrupa (20-21/12); GoetheHaus (23/12), dan Paviliun 28 (26-27/12). Untuk informasi: Mirisa (08126992983).

Program ini dilaksanakan bersama dan didukung oleh: Komunitas Tikar Pandan; Museum HAM Aceh, Galeri Indonesia Kaya, Episentrum Ulee Kareng; Sekolah Menulis Dokarim; Aneuk Mulieng Publishing; Kedai Buku Dokarim; Metamorfosa Institute, Epicentrum Entertainment; TV Eng Ong Penutur Aceh Modern; Japan Foundation; Goethe Institut Indonesia; Erasmus Huis; Kedutaan Besar Kerajaan Belanda; Institut Fran├žais Indonesia; Ruangrupa; Forum Lenteng;  Kineforum; Paviliun 28; In-Docs (Yayasan Masyarakat Mandiri Film Indonesia); Forum Jurnalis Aceh Peduli Bencana; Aliansi Jurnalis Independen Kota Banda Aceh; Muharram Journalism College; LPM Perspektif Unsyiah; IloveAceh; Polyglot Indonesia Chapter Aceh; Yayasan Yap Thiam Hien; Graha Budaya Indonesia; Unimoto Studio; Karya Kita Kreatif; Aceh Media Art; Persatuan Alumni Jerman (PAJ)-Aceh; Infoscreening; Komunitas Kanot Bu; Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS); Miles Films; Christine Hakim Films,  Beujroh.

Untuk mendukung dan memberi donasi kegiatan, atas nama Ela Ferdilla, Bank Muamalat Indonesia, dengan nomor rekening:3010159229

COMMENTS

Name

acara Artshop Biografi Event Galeri Global Karya Cerpen Karya Puisi Komunitas Literatur Seni News Opini Profil
false
ltr
item
Aceh Media Art: Tikar Pandan Gelar Festival Film Smong
Tikar Pandan Gelar Festival Film Smong
http://3.bp.blogspot.com/-0ER9NuSAYVs/VIE6jGunWpI/AAAAAAAABCQ/90UEs8jVETY/s1600/nandong.jpg
http://3.bp.blogspot.com/-0ER9NuSAYVs/VIE6jGunWpI/AAAAAAAABCQ/90UEs8jVETY/s72-c/nandong.jpg
Aceh Media Art
http://www.acehmediart.com/2014/12/tikar-pandan-gelar-festival-film-smong.html
http://www.acehmediart.com/
http://www.acehmediart.com/
http://www.acehmediart.com/2014/12/tikar-pandan-gelar-festival-film-smong.html
true
4096604943189198512
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago