Archive Pages Design$type=blogging

News

Tergerusnya Patok Lele Oleh Point Blank

Oleh : Zulhilmi Tentunya patok lele sangat akrab terdengar di telinga masyarakat Aceh masa lalu. Espektasinya sangat menarik jika ki...


Oleh : Zulhilmi

Tentunya patok lele sangat akrab terdengar di telinga masyarakat Aceh masa lalu. Espektasinya sangat menarik jika kita mengetahui tentang patok lele. Bagi anak-anak era masa lalu hingga akhir tahun 1999 tentu permainan ini sangat akrab. Permainan ini hanya mengunakan sebilah kayu panjang dan pendek. Kayu panjang sekitar satu meter lebih sebagai alat pemukul dan yang pendek sebagai alat. Permainan ini membutuhkan konsentrasi bagi sipemukul dengan cara membuat lubang kecil ditanah. Awalnya permainan ini boleh dimainkan oleh dua orang atau lebih. Diawal permainan ini ada pihak penjaga dalam menangkap kayu pendek yang dijungkal hingga sampai pada saat melakukan pemukulan terakhir hingga ada perhitungan poin semana jauh dengan perkiraan mengunakan potongan kayu panjang tadi menuju tempat pemukul pertama.

Ilustrasi permainan tersebut sangat menyenangkan pada masa lalu. Permainan ini sangat digemari oleh anak-anak  dimasa itu. Dalam hal ini ketepatan serta kelincahan yang harus di lakukan oleh anak-anak tersebut. Di Aceh apalagi anak-anak pesisir Timur dan utara sangat akrab dengan patok lele. Ironis penulis hingga saat ini tidak pernah melihat permainan tersebut. Filosofi permainan tersebut sangat baik dimana mengajarkan anak-anak Aceh berfikir jernih dalam berhitung maupun memikir sebuah strategi secara positif. Selain itu kegesitan juga didapat oleh anak-anak Aceh dalam sebuah pengelelolan permainan yang kental dengan kultur Aceh itu. Patok lele juga mengajarkan anak-nak Aceh kala itu dalam menangani masalah dengan mencara pemecahan yang baik atau solusi sehingga meraih kesuksesan.

Patok lele permainan kuno yang sinerji tergeser oleh berbagai permainan modern yang sama sekali tidak memiliki edukasi yang baik. Banyak anak-anak semakin terlena dengan permainan game secara online sehingga sering menghabiskan banyak waktu di warung-warung internet. Warnet memberikan jasa akses secara online bagi masyarakat umum khususnya anak-anak. Ironisnya game online telah memberikan sebuah citra yang kurang edukatif. Hal ini mengakibatkan pergeseran nilai kultur Aceh tergerus oleh kemudahan yang ditawarkan oleh para provider internet. Pemakaian tertinggi yaitu oleh anak-anak dengan akses permainan online. Akibatnya tingkat manusia yang berkultur Aceh semakin berkurang, budaya Aceh semakin tergerus oleh masuknya gaya hidup yang hedonistik. Padahalnya dimensi budaya sangat penting bagi pembentukan moral generasi Aceh di masa depan.

Dimensi patok lele merupakan sebuah norma kultur budaya Aceh yang semestinya dilestarikan. Permainan tradisional memang kuno namun memiliki nilai estetika yang tinggi. Namun permainan modern menawarkan berbagai kemudahan yang menggiurkan dengan mempertontonkan aksi vandalisme. Tentu saja ini sangat jauh dari norma kultur budaya Aceh yang sangat Islami. Padahal banyak anak-anak Aceh di masa lalu sangat cerdas dan bijaksana dalam menentukan arah kemajuan daerah. Norma yang dimunculkan dari permainan tradisional tersebut berbanding terbalik dengan permainan online atau Game Online.

Pelestarian budaya terus digalakkan, namun harus ada sebuah formulasi yang tepat dalam membuat budaya Aceh semakin tidak tergerus oleh era modern saat ini. Anggapan bahwa budaya lokal sangat kolot dan sangat skeptic itu salah. Banyak para ahli informatika Aceh namun belum mampu membuat sebuah permainan yang melestarikan budaya Aceh. Tentu melalui goresan tinta ini dapat mengetuk dan menggerakkan para ahli tersebut membuat sebuah permainan online yang berkhasanah kultur Aceh. Ke depan akan ada permainan patok lele modern secara online yang dapat dinikmati oleh anak-anak Aceh masa kini.

Penulis adalah pemerhati masalah sosial, politik dan kultur Aceh, Alumni Program Pascasarjana Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

COMMENTS

Name

acara Artshop Biografi Event Galeri Global Karya Cerpen Karya Puisi Komunitas Literatur Seni News Opini Profil
false
ltr
item
Aceh Media Art: Tergerusnya Patok Lele Oleh Point Blank
Tergerusnya Patok Lele Oleh Point Blank
http://3.bp.blogspot.com/-RiELMEG-Qqk/VXlpTEKGWrI/AAAAAAAABKc/i9tnD8uUKYQ/s640/acehmediart.jpg
http://3.bp.blogspot.com/-RiELMEG-Qqk/VXlpTEKGWrI/AAAAAAAABKc/i9tnD8uUKYQ/s72-c/acehmediart.jpg
Aceh Media Art
http://www.acehmediart.com/2015/06/tergerusnya-patok-lele-oleh-point-blank.html
http://www.acehmediart.com/
http://www.acehmediart.com/
http://www.acehmediart.com/2015/06/tergerusnya-patok-lele-oleh-point-blank.html
true
4096604943189198512
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago