Archive Pages Design$type=blogging

News

Mahasiswa Barat Selatan Aceh Gelar Talk Show "Tukar Fikir" Bahas Senjata Wanita

Panitian bersama pengisi acara. Foto: Muhyi AS Yogyakarta - Keluarga Besar Mahasiswa Barat Selatan Aceh Yogyakarta yang terdiri Ke...

Panitian bersama pengisi acara. Foto: Muhyi AS

Yogyakarta - Keluarga Besar Mahasiswa Barat Selatan Aceh Yogyakarta yang terdiri Keluarga Meurante Aceh Barat Daya (KAMA-ABDYA), Ikatan Mahasiswa Aceh Barat (IKAMABAR), Ikatan Mahasiswa Aceh Selatan (IKAMAS), dan Himpunan Mahasiswa Nagan Raya (HIMASNARYA) mengadakan Talk Show Tukar Fikir dengan tema “Senjata Wanita Abad 21”. Acara tersebut berlangsung dari pukul 19.30 s/d 23.15 WIB pada Kamis malam (21/04/16) di Aula Balegadeng, Yogyakarta.

Talk show yang dihadiri oleh peserta dari berbagai kalangan mahasiswa, baik dari Aceh dan berbagai daerah di Nusantara ini menghadirkan 3 pembica, yaitu Putri Demi Aridi (Aktivis dan Relawan Turun Tangan Yogyakarta), Rizka Fajri Ummi (Ketua sanggar Cut Nyak Dhien Yogyakarta), dan Tu-ngang Iskandar (Tokoh muda Aceh di Yogyakarta). Dimoderatori oleh Anggria Hizbur, kegiatan ini juga dimeriahkan oleh penampilan seni, yaitu tari Aceh yang dimainkan oleh perempuan-perempuan sanggar Cut Nyak Dhien, pembacaan puisi, serta penampilan dari Komunitas Theater 42 Yogyakarta.

Membahas tema acara kali ini, ketiga pembicara menyampaikan materi dengan penuh khidmat. Pembicara pertama Putri Demi Aridi menyorot tentang peran perempuan sebagai stabilisator perekonomian bangsa dan harus aktif dalam membentuk generasi muda bangsa. "Sekarang Indonesia menghadapi MEA yang menuntut seluruh masyarakat Indonesia untuk kreatif dalam menggali ide-ide dan menciptakan produk-produk berdaya asing. Perempuan harus mampu berperan dalam meningkatkan produktifitas yang dapat mengangkat perekonomian bangsa. Mari perempuan turun tangan dan curahkan semua ide dalam bentuk kerja nyata" uangkap Putri Demi Aridi, yang juga seorang dosen ini.

Pembicara kedua, Rizka Fajrul Ummi menekankan pada semangat perempuan yang tidak boleh lekang sepanjang masa. Menurutnya, perempuanlah harus menjadi aktor untuk menciptakan suatu perubahan masyarakat. Selaku ketua dari sebuah sanggar seni, beliau mengajak kepada seluruh perempuan Indonesia untuk terus mengembangkan potensi dari seni yang ada di Indonesia.

Sedangkan Tu-ngang Iskandar, yang menjadi pembicara ketiga mengulas secara mendalam tentang peran perempuan Aceh di Nusantara yang telah dimulai sejak kerajaan Samudra Pasai dipimpin oleh seorang ratu. Menurutnya, jika ingin membangun harkat dan kualitas diri perempuan di masa kini, perempuan Nusantara harus meneladani cara hidup para perempuan-perempuan di masa kerajaan Pasai dan Aceh Darussalam. bukan tanpa alasan, dia pun memaparkan tentang kiprah perempuan Islam dari ujung pulau Sumatra tersebut, yang tidak hanya sebagai pejuang yang tangguh, namun juga memiliki kecerdasan dan iman yang kuat. "melalui simbol hari Kartini ini, kita harus menggali kembali mengenai cara hidup perempuan-perempuan mulia dari zaman kerajaan Samudra Pasai hingga Aceh Darussalam, karena di sana terdapat banyak sekali formula yang dapat digunakan wanita Nusantara untuk menghadapi dunia yang semakin semraut ini" ungkap lelaki yang populer dipanggil "Tungang" ini.

Ketua panitia sekaligus ketua KAMA-ABDYA, M.Mairiska Putra ketika ditanya acehmediart.com mengenai acara yang bertepatan dengan Hari Kartini ini mengungkapkan, bahwa diadakannya acara ini adalah dalam rangka mengapresiasi perempuan-perempuan Nusantara. "Tukar fikir yang penuh kebersamaan amat dibutuhkan dalam rangka meningkatkan pengetahuan terkait realitas yang terjadi pada perempuan dewasa ini. dari itu, kita tergerak untuk mengapresiasi melalui rangkaian acara Talk Show semacam ini" jelas Mairiska.

Turut hadir juga ketua IKAMAS (Ikatan Mahasiswa Aceh Selatan), Rahman Mahlil. Rahman Mahlil yang ikut menggagas ini menekankan untuk tidak memperdebatkan lagi mengapa harus Hari Kartini yang dirayakan, karena menurutnya Hari tersebut juga bisa dijadikan hari yang positif untuk mensosialisasikan kiprah-kiprah perempuan-perempuan besar di Nusantara. "Sekarang lebih baik kita menunjukkan rasa cinta kita kepada perempuan, dengan ide-ide dan tindakan yang nyata untuk mengangkat kualitas hidup mereka" ungkapnya.

Komentar yang bernada harapan juga disampaikan Ariq Anjar Rachman selaku ketua IKAMABAR. Ia berharap bahwa dengan terlaksananya kegiatan seperti ini bisa menjadi momentum untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas bagi kalangan perempuan di Tanah Air.

COMMENTS

Name

acara Artshop Biografi Event Galeri Global Karya Cerpen Karya Puisi Komunitas Literatur Seni News Opini Profil
false
ltr
item
Aceh Media Art: Mahasiswa Barat Selatan Aceh Gelar Talk Show "Tukar Fikir" Bahas Senjata Wanita
Mahasiswa Barat Selatan Aceh Gelar Talk Show "Tukar Fikir" Bahas Senjata Wanita
https://2.bp.blogspot.com/-O9OD8v7_2_c/Vxs7f36gEKI/AAAAAAAABQs/98V-8Ea2wA8Vt5HrqByBcNlpC_eaQOGkACLcB/s640/13077395_1554986548135461_1436150221_n.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-O9OD8v7_2_c/Vxs7f36gEKI/AAAAAAAABQs/98V-8Ea2wA8Vt5HrqByBcNlpC_eaQOGkACLcB/s72-c/13077395_1554986548135461_1436150221_n.jpg
Aceh Media Art
http://www.acehmediart.com/2016/04/mahasiswa-barat-selatan-aceh-gelar-talk.html
http://www.acehmediart.com/
http://www.acehmediart.com/
http://www.acehmediart.com/2016/04/mahasiswa-barat-selatan-aceh-gelar-talk.html
true
4096604943189198512
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago